ANALISIS PENGARUH PARAMETER PRESSURE INJECTION, VOLUME MATERIAL DAN TEMPERATURE TERHADAP KEKUATAN TARIK JOINT CORNER RUN DOOR GLASS CHANNEL DENGAN MESIN INJECTION MOLDING
Abstract
Produk berbahan dasar plastik merupakan komponen penting dalam industri manufaktur dan banyak digunakan pada berbagai sektor, termasuk otomotif. Salah satu produk plastik pada kendaraan adalah run door glass channel, yang berfungsi sebagai jalur naik dan turunnya kaca jendela mobil. Pada proses pembuatannya, tahap penyambungan sudut (joint corner) menggunakan mesin injection molding sangat krusial, namun sering menimbulkan cacat produksi berupa crack atau retakan pada bagian sambungan. Untuk meminimalkan cacat tersebut, diperlukan kekuatan tarik sambungan yang optimal melalui pengaturan parameter proses yang tepat.
Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan spesimen run door glass yang diproses dengan variasi parameter, yaitu volume (155,8 dan 156,4 cm³), suhu nozzle (230°C dan 250°C), serta tekanan injeksi (6 MPa dan 10 MPa). Setiap variasi parameter diuji melalui pengujian kuat tarik untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kualitas sambungan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan injeksi merupakan parameter yang paling berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan tarik. Semakin tinggi tekanan yang digunakan, semakin besar nilai kekuatan tarik yang diperoleh. Kondisi optimum dicapai pada tekanan 10 MPa, dengan kekuatan tarik maksimum sebesar 485,477 N pada volume 156,4 cm³ dan suhu nozzle 250°C. Dengan demikian, pengaturan tekanan yang lebih tinggi direkomendasikan untuk mengurangi potensi defect crack pada proses injection molding.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rudi Rusdiyanto, Muhammad Hafizh Alamsyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.