Perancangan dan Implementasi Sistem MPPT Berbasis Logika Fuzzy pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Abstract
Indonesia memiliki potensi besar untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), sehingga dapat mulai beralih dari sumber energi konvensional menuju sumber energi surya yang lebih ramah lingkungan. Namun, permasalahan pada PLTS yakni kurang efisien dalam mengonversi energi karena panel surya memiliki karakteristik yang non-linier karena daya yang dihasilkan sangat tergantung pada iradiasi matahari dan suhu permukaan panel surya. Salah satu cara meningkatkan efisiensi panel surya yakni dengan metode Maximum Power Point Tracking (MPPT). Metode ini akan mengusahakan panel surya selalu dalam titik daya tertingginya sehingga akan meningkatkan konversi energi. Ada beberapa algoritma untuk mengontrol MPPT salah satunya yakni logika fuzzy. Penggunaan logika fuzzy dipilih karena dapat mengekstraksi daya maksimal dari panel surya dengan iradiasi dan suhu permukaan panel surya yang berubah dengan cepat. Logika fuzzy disimpan pada Arduino Uno dan menghasilkan duty cycle untuk memberi instruksi pada buck converter menggunakan Pulse Width Modulation (PWM). Penelitian ini menggunakan sistem MPPT berbasis logika fuzzy pada panel surya 20Wp. Hasil pengujian sistem MPPT dengan variasi iradiasi matahari menunjukkan duty cycle dapat beradaptasi terhadap tegangan input yang terdampak akibat iradiasi matahari. Saat panel surya ditutup permukaannya 70% sehingga iradiasi berkurang, MPPT berhasil menjaga daya di angka 11.41 Watt. Pengujian yang dilakukan menggunakan sistem tanpa MPPT menunjukkan sistem dengan MPPT menghasilkan daya maksimal 20.56 Watt, sedangkan sistem tanpa MPPT hanya menghasilkan daya 14.90 Watt.
Kata kunci— MPPT, Panel Surya, Logika Fuzzy, Buck Converter.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Faridh, Prasetyo Lukman Sadewa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
